This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Saturday, 30 November 2013

Cara Membuat BBM Premium Setara Pertamax Atau Bensol

Cara membuat BBM premium setara pertamax atau bensol itu Ada caranya cukup dicampur etanol. Anda sudah tau etanol belum neh?. Etanol mudah dibuat. Rumus kimianya C2H6O. Proses pembuatannya sama seperti bikin tape atau peyeum yang juga bisa menghasilkan alkohol. Gampang kan, Etanol untuk bahan bakar biasanya dari tebu (molase) atau singkong. Campuran antara etanol dengan Premium itu kalau di SPBU biasa disebut Bio Premium. Kata Bio itu berasal dari etanol yang artinya hidup. Sebab etanol dibuat dari tumbuhan hidup macam tebu atau singkong. Nah, untuk meramunya tidak perlu ngajak mbok jamu. Premium yang memiliki angka oktan 88 cukup dicampur etanol yang punya angka oktan 118. Dengan perbandingan 10% dan 90%. Dengan begitu, angka oktan menjadi (10% x 118) + (90% x 88) = 91. Angka itu mendekati Pertamax Plus yang memiliki oktan 95. Untuk motor harian cukup campurkan 10% etanol dengan BBM yang dipakai. Lebih dari itu, oksigen dalam mesin akan berlebihan. Angka spuyer perlu dinaikkan lagi karena busi akan menjadi terlalu kering. Jadi, jika 3 liter Premium harus dicampur dengan 300 ml etanol. Jika 1 liter etanol seharga Rp.19.000, maka 300 ml hanya sekitar Rp.1.900. Murah kan? Nah, kalau mau mendapatkan etanol secara cepat tidak perlu bikin tape dulu. Bisa belanja langsung ke toko kimia.

SETARA AVGAS
Etanol dicampur Pertamax untuk menggantikan Bensol atau Avgas yang memiliki nilai oktan 99,5. Terbukti mampu mendongkrak oktan Pertamak Plus hampir setara dengan Avgas Hitungannya Pertamax Plus yang punya 95 sebanyak 85% dicampur etanol yang beroktan 118 sebanyak 15%. Menjadi (85% x 95) + (15% x 118) = 98,45. Untuk lebih mendekati oktan Avgas, tinggal menambahkan kadar etanol. Gampang, murah dan juga ramah lingkungan. Tapi ingat, motor keluaran di bawah tahun 2000 mesti lebih hati-hati. Biasanya motor itu dirancang tidak untuk diisi bensin tanpa timbal. Sedang Pertamax tidak ada timbal atau timah hitam. Sehingga dikhawatirkan dudukan klep jadi cepat rusak. Timah hitam yang tidak ada di Pertamax itu juga punya keunggulan. yang pasti, bikin mesin lebih adem. Jadi, jika mesin lama pakai Pertamax dikhawatirkan bakal mudah jebol meski dalam jangka waktu lama. Satu hal lagi yang mesti diperhatikan. Karena etanol memiliki sifat melarutkan karet, sehingga bisa mengancam kekuatan sil klep.

DI MANA BELI ETANOL
1. PT Sumber Kita Indah. Kawasan Industri MM 2100, Cibitung. Telepon (021) 89982903-09.
2. PT Kreatif Energy Indonesia. Sona Topaz Tower, Lt. 15, Jl. Jend Sudirman, Kav. 26, Jakarta Pusat. Telepon (021) 2506660.
3. Institut Pertania Bogor. Jl. Raya Pajajaran, Bogor. Telepon (0251) 330970.

Memilih Oktan BBM Yang Sesuai Dengan Rasio Kompresi Mesin Anda

Berikut ini saya akan memberikan informasi tentang memilih oktan BBM yang sesuai dengan rasio kompresi mesin anda, seperti motor atau motor sebagai berikut :

Rasio Kompresi         Oktan
> 5:1                               72
> 6:1                               81
> 7:1                               87
> 8:1                               92
> 9:1                               96
> 10:1                           100
> 11:1                           104
> 12:1                           108

Demikianlah informasi memilih oktan BBM yang sesuai dengan rasio kompresi mesin anda ini saya berikan semoga bermanfaat untuk anda didalam menentukan BBM yang cocok dengan spesifikasi kompresi mesin kendaraan anda.

… Terima kasih atas kunjungan anda di blog ini, jangan lupa komentarnya dan di share ke teman anda yahhh …

Harga dan Spesifikasi Motor Kawasaki Ninja 250R

Motor Kawasaki Ninja 250R makin banyak aja yang pake di jalanan tidak seperti saingannya motor Honda CBR 250R masih jarang banget di jalan. Tampilan Motor Kawasaki Ninja 250R sangat sporty apalagi setelah dimodifikasi sedikit pasti setiap dijalan banyak yang melirik. Satu yang sangat saya suka dari motor Kawasaki Ninja 250R adalah derungan mesinnya walaupun tanpa knalpot racing, mungkin efek dari kapasitas mesinnya yang menggunakan 2 silinder kali ya. Harga untuk motor Kawasaki Ninja 250R sekitar Rp.47.250.000 (OTR Jabodetabek), sayang banget dana saya tidak cukup kalau ada dananya sudah pasti saya bawa pulang ini motor ke garasi rumah. Berikut Spesifikasi Motor Kawasaki Ninja 250R :

Panjang x Lebar x Tinggi : 2080 x 715 x 1115mm
Jarak Poros Roda : 1390mm
Jarak Terendah Ke Tanah : 140mm Tipe Rangka : Full Frame
Berat Maksimum : 169kg
Suspensi Depan : Telescopic Fork Supension
Suspensi Belakang : Telescopic Fork
Suspension
Rem Depan : Rem Cakram Twin Pot
Rem Belakang : Rem Cakram Twin Pot
Type Mesin : 4-tak, DOHC
Diameter x Langkah : 62 x 41.2mm
Jumlah & Isi Silinder : 2 buah sejajar & 124,5cc
Perbandingan Kompresi : 11.6:1
Daya Maksimum : 23.4Kw (31.4PS)/11000rpm
Torsi Maksimum : 20Nm/9500rpm
Karburator : Keihin CVR30 X 2bh
Sistem Starter : Elektrik Starter
Jumlah Transmisi : 6 speed, return shift
Rasio Gigi
Gigi 1 : 2.600 ( 39/15 )
Gigi 2 : 1.789 ( 34/19 )
Gigi 3 : 1.409 ( 31/22 )
Gigi 4 : 1.160 ( 29/25 )
Gigi 5 : 1.000 ( 27/27 )
Gigi 6 : 0.893 ( 25/28 )
Tipe sistem final drive : Chain Drive / Rantai
Rasio Reduksi : 3.214 ( 45/14 )
Drive Rasio Keseluruhan : 8.859@TopGear.